Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Heboh ! Siswa SD Bersorak Saat Tahu MBG Libur, Sebut Lebih Pilih Masakan Rumah

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Wonogiri I Harian Merdeka

Sebuah video yang memperlihatkan reaksi sejumlah siswa sekolah dasar (SD) saat mengetahui program Makan Bergizi Gratis (MBG) diliburkan viral di media sosial.

Alih-alih kecewa, para siswa justru tampak girang dan bersorak ketika mendapat kabar bahwa menu MBG pada hari itu tidak dibagikan.

Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @bu_fitri pada Jumat (4/9). Dalam keterangannya, Bu Fitri menyebut kejadian itu berlangsung di SDN 1 Karangpucung, Wonogiri, Jawa Tengah, saat dirinya mengajak netizen melihat reaksi murid kelas 6.

Dalam video tersebut, suasana kelas sontak berubah riuh setelah Bu Fitri mengumumkan bahwa MBG libur. Para siswa terdengar bersorak dan tertawa kegirangan.

Bu Fitri kemudian menanyakan pilihan makanan kepada para murid. Sejumlah siswa mengaku lebih memilih menyantap masakan yang dibuat di rumah dibandingkan menu MBG.

Tak berhenti di situ, para siswa juga menyampaikan pandangan mereka mengenai anggaran program MBG yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam video itu, beberapa siswa berpendapat anggaran MBG akan lebih baik jika turut digunakan untuk membantu membiayai pendidikan, termasuk kuliah bagi warga yang kurang mampu.

Pernyataan para siswa tersebut pun memicu beragam respons dari warganet. Sebagian mempertanyakan kualitas menu MBG yang diterima siswa, sementara lainnya menilai pilihan makanan setiap anak memang bisa berbeda.

Bu Fitri menegaskan reaksi para siswa dalam video tersebut berlangsung secara spontan. Menurutnya, tidak ada rekayasa maupun arahan sebelumnya kepada para murid sebelum pengumuman MBG libur disampaikan.

Video tersebut kemudian menjadi perbincangan di media sosial karena memperlihatkan sudut pandang anak-anak terhadap program MBG yang selama ini menjadi perhatian publik.

Meski demikian, reaksi para siswa dalam satu video tidak serta-merta dapat dijadikan gambaran umum mengenai penerimaan program MBG di seluruh sekolah. Preferensi makanan maupun pengalaman siswa terhadap menu MBG dapat berbeda-beda di setiap daerah.(Agus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *