Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Taruna Ikrar Ajak 6.000 Mahasiswa Unand Berani Bermimpi dan Taklukkan Dunia

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Padang I Harian Merdeka

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Taruna Ikrar mengajak sekitar 6.000 mahasiswa Universitas Andalas (Unand) untuk berani bermimpi besar dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan di tingkat global.

Pesan tersebut disampaikan Taruna saat memberikan motivasi kepada ribuan mahasiswa di Auditorium Universitas Andalas, Padang, Selasa (15/9/2026).

“Raih prestasi setinggi-tingginya. Jangan hanya berpikir bagaimana menaklukkan Indonesia, tetapi siapkan diri untuk menaklukkan dunia,” ujar Taruna dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/9/2026).

Taruna mengatakan perkembangan kecerdasan buatan, bioteknologi, kesehatan, ekonomi digital, dan transformasi industri membuka peluang besar bagi generasi muda untuk tampil sebagai inovator sekaligus pemimpin di tingkat global.

Menurutnya, mahasiswa perlu mempersiapkan diri dengan meningkatkan kapasitas, kemampuan beradaptasi, serta keberanian menghadapi perubahan yang terus berkembang.

Dalam kesempatan tersebut, Taruna juga memperkenalkan konsep neuroscience leadership, yakni pendekatan kepemimpinan yang menekankan kemampuan mengelola emosi, mengambil keputusan secara rasional, membangun empati, serta memimpin diri sendiri.

Selain pengembangan kapasitas individu, Taruna menekankan pentingnya kolaborasi antara Academia, Business, and Government (ABG).

Menurut dia, riset dan pengetahuan yang dihasilkan perguruan tinggi perlu dihilirkan menjadi inovasi, produk, serta manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat.

Taruna mencontohkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) rendang di Sumatera Barat sebagai salah satu potensi yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi tersebut.

Dalam skema tersebut, perguruan tinggi dapat berperan melalui riset dan inovasi, dunia usaha memperkuat produksi serta memperluas pasar, sedangkan pemerintah membangun regulasi dan ekosistem yang mendukung pengembangan produk.

Melalui kolaborasi antara akademisi, dunia usaha, dan pemerintah, Taruna berharap potensi daerah dapat terus dikembangkan menjadi inovasi yang memiliki daya saing lebih luas.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *