Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Pilar Saga Ingatkan 54 Lurah Tangsel Jaga Integritas, Keluarga Diminta Jadi Pengingat

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Tangerang Selatan I Harian Merdeka

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meminta seluruh lurah di wilayahnya menjaga integritas dan menjalankan tugas secara profesional. Ia menegaskan, jabatan sebagai aparatur pemerintah merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Pilar saat menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis Keluarga Berintegritas di Ruang Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 54 lurah se-Kota Tangsel bersama pasangan masing-masing. Dalam kegiatan itu, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya integritas, termasuk peran keluarga dalam membantu aparatur menjaga perilaku dan mencegah potensi pelanggaran.

Pilar meminta materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai pengetahuan formal karena adanya agenda bersama Inspektorat dan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saya harap apa yang didapatkan oleh bapak-ibu (lurah dan pasangannya) semuanya di sini, jangan sampai hanya memenuhi kewajiban kita datang hari ini karena ada pihak KPK yang memberi materi, tapi jadikanlah materi yang disampaikan itu pedoman dalam bapak-ibu bekerja,” ujar Pilar.

Integritas Harus Jadi Cara Kerja Menurut Pilar, integritas tidak boleh hanya dipahami sebagai materi dalam kegiatan bimbingan teknis. Nilai tersebut harus menjadi bagian dari kebiasaan dan cara kerja setiap aparatur ketika menjalankan pelayanan kepada masyarakat.

Ia meminta para lurah menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen memberikan pelayanan terbaik.

“Jadikan pertemuan kita, acara hari ini bukan hanya sekadar memenuhi undangan dari Inspektorat. Kita hadir di sini untuk sama-sama memahami bahwa kita harus melakukan kegiatan yang terbaik untuk masyarakat,” kata dia.

Pilar mengingatkan bahwa lurah merupakan salah satu ujung tombak pemerintahan karena berhadapan langsung dengan masyarakat.

Kinerja lurah, kata dia, bukan semata-mata dilihat dari kelengkapan administrasi pemerintahan, tetapi juga dari kondisi lingkungan serta kualitas pelayanan yang dirasakan warga.
Ia meminta lurah tidak menjadi bagian dari persoalan di tengah masyarakat, melainkan hadir sebagai pihak yang membantu mencari penyelesaian.

“Kita ini sebagai pelayanan masyarakat, tentu saja masyarakat sangat mengharapkan betul kinerja kita. Nah, kita datang di tengah-tengah masyarakat ini bukan malah menjadi masalah, tapi bagaimana menjadi problem solver atau orang yang bisa menyelesaikan permasalahan di masyarakat kita,” jelasnya.

Loyal kepada Pimpinan, Tetap Taat Aturan Dalam kesempatan itu, Pilar juga menekankan pentingnya independensi dan loyalitas dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Loyalitas kepada pimpinan maupun organisasi, menurut dia, harus dijalankan dalam koridor yang benar dan tetap berpedoman pada aturan. Loyalitas tidak boleh dimaknai sebagai pembenaran terhadap tindakan yang bertentangan dengan ketentuan.

Pesan tersebut menjadi penting karena lurah memiliki posisi strategis dalam pelayanan publik di tingkat paling dekat dengan masyarakat pilar juga mengingatkan agar para lurah tidak hanya menjaga integritas pribadi, tetapi turut memastikan lingkungan keluarga memiliki pemahaman yang sama.

Keluarga Diminta Saling Mengingatkan Pilar menilai keluarga memiliki peran penting dalam menjaga integritas seorang pejabat atau aparatur pemerintah ia meminta lurah dan pasangan masing-masing saling mengingatkan agar tidak terjerumus ke dalam tindakan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat.

Menurutnya, persoalan integritas tidak selalu muncul dari tindakan aparatur secara langsung. Lingkungan keluarga juga dapat menjadi faktor yang memengaruhi perilaku seseorang ketika menjalankan jabatan.

“Tentunya dengan jabatan yang diamanahkan ini, penting kita menjaga sikap baik diri sendiri sebagai pejabat, maupun keluarga kita. Kalau kita enggak bisa kontrol, kadang-kadang permasalahan juga bisa dari pasangan ataupun keluarga kita,” tegasnya.

Karena itu, Pilar mengingatkan pentingnya memastikan setiap penghasilan keluarga diperoleh melalui cara yang sah serta tidak menerima sesuatu yang bukan menjadi hak.

Lurah Diminta Jadi Contoh di Lingkungan Selain persoalan pelayanan dan pencegahan praktik yang melanggar integritas, Pilar meminta para lurah memberikan keteladanan di lingkungan masing-masing.

Ia mencontohkan persoalan kebersihan, ketertiban, dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai hal sederhana yang dapat menunjukkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Pilar meminta setiap persoalan yang ditemukan tidak dibiarkan begitu saja

“Jangan sampai kita melihat ada masalah, tapi tidak diperbaiki. Kita harus jaga kepercayaan masyarakat bahwa kita bekerja dengan baik, dengan penuh kejujuran dan integritas,” ucapnya.

Menurut Pilar, kepercayaan publik dibangun melalui tindakan nyata dan konsistensi aparatur dalam menjalankan tugas. Karena itu, integritas harus terlihat dalam pelayanan sehari-hari, bukan sekadar menjadi slogan dalam kegiatan pemerintahan.

Menutup kegiatan tersebut, Pilar kembali meminta para lurah dan pasangan menjadikan keluarga sebagai bagian dari benteng integritas ia berharap pasangan dapat saling mengingatkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari sikap, perilaku, hingga sumber penghasilan keluarga.

Dengan demikian, nilai-nilai yang disampaikan dalam Bimtek Keluarga Berintegritas tidak berhenti sebagai materi kegiatan, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan keluarga dan pelaksanaan tugas sebagai aparatur pemerintah di Kota Tangerang Selatan.(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *