Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

APBN 2027 Disahkan, NasDem Dorong Anggaran Berdampak bagi Rakyat

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem menyatakan dukungan terhadap strategi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 yang diarahkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI sekaligus Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni menilai postur APBN 2027 telah mengalokasikan anggaran dalam jumlah besar untuk berbagai kepentingan masyarakat. Ia menekankan pentingnya memastikan belanja negara memberikan dampak nyata.

“Karena apa gunanya APBN surplus kalau tidak di-spending untuk rakyat. Karena duit rakyat ya harus digunakan untuk kepentingan rakyat,” kata Sahroni di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Menurut Sahroni, anggaran yang telah direncanakan pemerintah harus mampu memperkuat fondasi perekonomian sekaligus memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Ia menyebut sejumlah sektor yang perlu mendapat perhatian, mulai dari penciptaan lapangan kerja, penguatan sektor padat karya, ketahanan pangan, pendidikan, riset dan inovasi, kesehatan, lingkungan, penegakan hukum hingga pembangunan ekonomi di daerah.

“Baik melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan sektor padat karya, ketahanan pangan, pendidikan, riset-inovasi, kesehatan, lingkungan, penegakan hukum, sampai pembangunan ekonomi di berbagai daerah,” ujarnya.

Sahroni Janji Kawal Penggunaan Anggaran

Sahroni juga menyatakan komitmennya untuk mengawal penggunaan anggaran agar tepat sasaran. Menurut dia, besarnya anggaran negara perlu diikuti dengan pengawasan untuk mencegah kebocoran.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah DPR bersama pemerintah menyepakati dan mengesahkan RUU APBN 2027 menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna ke-7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 pada Selasa (29/9/2026).

Dalam kesepakatan tersebut, belanja negara APBN 2027 ditetapkan sebesar Rp4.106,26 triliun, naik Rp9,07 triliun dari postur sebelumnya sebesar Rp4.097,19 triliun.

Belanja negara tersebut terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp3.371,26 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp735 triliun. Sementara itu, pendapatan negara ditetapkan sebesar Rp3.435,10 triliun.

APBN 2027 Tetap Jaga Defisit

Kenaikan belanja negara tersebut tidak mengubah target defisit APBN 2027 yang ditetapkan sebesar 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Pemerintah dan DPR juga menyepakati sejumlah asumsi ekonomi makro, termasuk target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen.

Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah sebelumnya mengatakan tambahan belanja negara diarahkan untuk menopang berbagai program kerja prioritas nasional.

Dengan postur tersebut, Sahroni menekankan agar pelaksanaan APBN tidak hanya berhenti pada besaran anggaran, tetapi diwujudkan dalam program yang memberikan manfaat konkret bagi masyarakat.

Dukungan NasDem terhadap APBN 2027 sekaligus disertai penekanan agar penggunaan anggaran dilakukan secara tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *