DPRD Tangerang Dorong Festival Cisadane Berbasis AI, Siap Tarik Minat Generasi Z

TANGERANG | TRM
Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Andri S. Permana mendorong Pemerintah Kota Tangerang mengembangkan Festival Cisadane dengan memanfaatkan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Inovasi tersebut dinilai dapat meningkatkan daya tarik festival, khususnya bagi kalangan Generasi Z, tanpa menghilangkan nilai sejarah dan budaya lokal.
Menurut Andri, penggabungan unsur budaya dengan teknologi digital akan membuat Festival Cisadane semakin relevan dengan perkembangan zaman sekaligus memperluas jangkauan promosi pariwisata Kota Tangerang.
“Ke depan, sejarah dan budaya yang dimiliki Kota Tangerang bisa kita kolaborasikan dengan pendekatan teknologi dan AI. Ini bisa menjadi jembatan untuk menghadirkan Festival Cisadane yang semakin relevan dengan keinginan Generasi Z,” kata Andri di Tangerang, Senin.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul tingginya antusiasme masyarakat terhadap Festival Cisadane 2026 yang berlangsung pada 22–26 Juli 2026.
Selama lima hari penyelenggaraan, festival berhasil mencatat 139.682 kunjungan. Beragam kegiatan ditampilkan dalam agenda tahunan tersebut, mulai dari pertunjukan seni dan budaya, hiburan, olahraga, hingga pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurut Andri, tingginya jumlah pengunjung menunjukkan Festival Cisadane telah berkembang menjadi salah satu agenda unggulan yang mampu menggerakkan sektor pariwisata sekaligus perekonomian daerah.
Andri menilai inovasi berbasis teknologi menjadi langkah yang perlu dipersiapkan agar Festival Cisadane mampu mengikuti perubahan tren wisata.
Pemanfaatan AI dapat diterapkan dalam berbagai bentuk, seperti penyajian sejarah secara interaktif, pengalaman digital bagi pengunjung, hingga promosi wisata yang lebih menarik melalui platform digital.
Ia juga mendorong Pemerintah Kota Tangerang terus menggali potensi budaya dan kearifan lokal sebagai identitas daerah yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata kreatif.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan mengungkapkan Festival Cisadane 2026 menghasilkan perputaran ekonomi sekitar Rp10,63 miliar.
Selain itu, jumlah kunjungan pada tahun ini meningkat 106 persen dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Menurut Boyke, capaian tersebut tidak terlepas dari masuknya Festival Cisadane ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata.
Keikutsertaan dalam KEN dinilai memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat promosi potensi wisata Kota Tangerang di tingkat nasional.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat dan kontribusi ekonomi yang terus meningkat, Festival Cisadane diharapkan terus bertransformasi menjadi agenda budaya yang tidak hanya melestarikan warisan lokal, tetapi juga memanfaatkan inovasi digital untuk memperluas daya saing pariwisata Kota Tangerang di masa depan. (Hab)

Tinggalkan Balasan