Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Makan Bersama Warga Lebak, Arif Rahman Komitmen Kawal Aspirasi hingga Pusat

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Lebak | Harian Merdeka

Suara tawa dan syukur menggema di Kampung Pasir Lame, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, saat jalan poros desa sepanjang 380 meter resmi diresmikan. Dulu, saat musim hujan turun, jalan ini berubah menjadi kubangan lumpur pekat yang membuat warga susah bergerak, bahkan kendaraan pun kerap terperosok.

Kini, permukaannya padat dan mulus, menjadi bukti nyata perhatian dan perjuangan yang tak kenal lelah.

Kehadiran Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Partai NasDem Arif Rahman, didampingi Anggota DPRD Kabupaten Lebak Imam Septiana, bukan sekadar meresmikan bangunan. Ia hadir untuk merasakan langsung kebahagiaan warga yang selama ini menanti akses layak.

Di tengah kegembiraan, ratusan warga duduk bersama di atas hamparan daun pisang, menikmati hidangan sederhana namun penuh makna simbol persaudaraan dan kebersamaan yang tulus.

Arif Rahman, yang dikenal rutin turun ke akar rumput, menyampaikan bahwa perubahan ini adalah bukti suara rakyat didengar.

“Saya tahu betul bagaimana susahnya saudara-saudara dulu melangkah saat hujan datang. Lumpur pekat, jalan licin, hingga membawa risiko bagi siapa saja yang melintas. Hari ini, sebagian jalan sudah terwujud, namun tugas kita belum selesai,” ujarnya dengan nada haru, Minggu (2/8/2026)

Ia menegaskan akan segera menjalin sinergi dan komunikasi intensif dengan Gubernur Banten Andra Soni, guna memastikan sisa bagian jalan poros desa yang kondisinya masih rusak dapat segera dilanjutkan perbaikannya.

“Kita tidak boleh berhenti di sini. Seluruh akses yang menjadi urat nadi kehidupan warga harus layak dilalui, baik saat kemarau maupun musim hujan,” tegasnya.

Kegiatan reses di Kecamatan Rangkasbitung dan Cibadak ini bukan sekadar rutinitas, melainkan kewajiban untuk mendengar curahan hati warga. Segala keluh kesah terkait pertanian, irigasi, kehutanan, hingga kebutuhan dasar lainnya akan ia bawa dan perjuangkan sungguh-sungguh di tingkat pusat.

“Kami akan koordinasi dengan kementerian terkait agar setiap aspirasi menjadi program yang nyata, bukan sekadar janji semata,” janjinya.

Sementara itu, Imam Septiana menegaskan sinergi antara wakil rakyat pusat dan daerah akan terus diperkuat.

“Kami berkomitmen menjembatani setiap kebutuhan warga, baik di Pandeglang maupun Lebak, agar pembangunan benar-benar menyentuh kehidupan rakyat kecil,” ucapnya.

Bagi warga Kampung Pasir Lame, momen makan bersama di daun pisang itu bukan sekadar makan siang, melainkan momen membuktikan bahwa wakil rakyat hadir, mendengar, dan berjuang demi nasib mereka. Jalan yang kini mulus itu bukan hanya jalan beton, melainkan jalan menuju harapan yang lebih baik bagi masa depan desa. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *