Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Perkuat Sinergi Hukum dan Akademik, UI Kunjungi Badiklat Kejaksaan RI Bahas Pembentukan Pusat Studi Kajian

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Direktur Manajemen Risiko Universitas Indonesia (UI), Sri Haryanto, S.H., M.H., didampingi Kasubdit Kerja Sama UI, melakukan kunjungan kerja ke Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan Republik Indonesia pada Rabu (5/8/2026). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI Dr.Harli Siregar, S.H., M.H. bertujuan memperkuat sinergi serta membahas permohonan Memorandum of Understanding (MoU) terkait pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas peluang kerja sama strategis di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu poin utama yang diangkat adalah persiapan pembentukan Pusat Studi Kajian Kejaksaan. Pusat studi ini dirancang sebagai fasilitas dan lembaga riset yang melibatkan praktisi kejaksaan bersama akademisi.

Kehadiran Pusat Studi Kajian Kejaksaan diharapkan mampu menjadi wadah kolaboratif untuk mengembangkan kajian ilmiah yang relevan dengan praktik penegakan hukum, sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia di kedua institusi.

Pihak Universitas Indonesia menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI Dr.Harli Siregar. Kedua institusi sepakat bahwa kerja sama formal melalui MoU akan menjadi landasan penting untuk menindaklanjuti berbagai program bersama, termasuk pengembangan pusat studi tersebut.

Kunjungan ini menjadi langkah awal yang konstruktif dalam membangun hubungan kelembagaan yang lebih erat antara perguruan tinggi dan institusi penegak hukum. Diharapkan, sinergi yang terjalin dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan hukum dan praktik kejaksaan di Indonesia. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *