Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Pesan Cak Imin ke Wisudawan: Lulusan Pesantren Siap Jadi Pemimpin Masa Depan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat sekaligus Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin memberikan suntikan semangat kepada para wisudawan saat menghadiri Wisuda ke-35 Universitas Ibrahimy.

Acara kelulusan tersebut digelar di kompleks Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, pada Selasa, 22 September 2026.

Dalam sambutannya, Cak Imin mengapresiasi kerja keras para mahasiswa yang telah merampungkan studinya. Ia menaruh harapan besar agar para sarjana lulusan pesantren ini bisa mengambil peran penting di tengah masyarakat.

“Saya sendiri sangat bangga karena turut menyaksikan adik-adik yang hari ini telah berhasil melewati berbagai tahapan pengujian akademis. Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Anda semua sangat ditunggu dan diharapkan menjadi garda terdepan kemajuan dan kemakmuran bangsa Indonesia,” ujar Cak Imin.

Lebih jauh, Cak Imin menyoroti keistimewaan yang dimiliki oleh para lulusan Universitas Ibrahimy. Menurutnya, perpaduan antara keilmuan akademik dan tradisi keagamaan yang kental di lingkungan pesantren adalah modal besar untuk menghadapi dinamika zaman saat ini.

“Bersyukurlah kalian semua bisa tumbuh dan berkembang di tengah ekosistem pendidikan yang bagus, yaitu di pesantren. Inilah potensi yang harus terus kita kembangkan. Hendaklah menjadi fondasi yang tidak berhenti dan diam, tetapi harus terus dibangun secara kreatif dan inovatif untuk menghadapi berbagai tantangan,” tutur dia.

Cak Imin juga memandang para wisudawan sebagai pilar pemegang estafet kepemimpinan bangsa. Oleh karena itu, ia secara khusus meminta pihak perguruan tinggi untuk berani keluar dari zona nyaman agar kualitas pendidikan yang dihasilkan terus meningkat.

“Saya melihat adik-adik ke depan adalah pemimpin masa depan yang siap menjaga marwah keluarga, negara, dan bangsa kita. Saya yakin Universitas Ibrahimy beserta seluruh civitas akademikanya tidak bekerja business as usual, tetapi juga harus melakukan lompatan-lompatan ide agar semakin baik dan berdaya saing tinggi,” ungkap dia.

Terkait dengan pembangunan sumber daya manusia, Menko Pemberdayaan Masyarakat ini mematahkan stigma bahwa pusat peradaban dan kemajuan hanya ada di ibu kota. Ia meyakini, daerah-daerah seperti Situbondo pun memiliki peluang yang sama besar.

“Kemajuan tidak hanya di Jakarta. Di Situbondo juga saya yakin bisa menjadi maju. Dan saya siap mendorong Universitas Ibrahimy menjadi motor perbaikan masyarakat, khususnya di Situbondo,” jelas Cak Imin.

Lebih lanjut, Cak Imin mengingatkan satu fondasi utama bagi generasi muda. Bahwa sehebat apa pun inovasi dan adaptasi terhadap zaman, sebuah bangsa atau institusi baru bisa dikatakan benar-benar hebat apabila tidak melupakan jati dirinya.

“Yang unggul adalah yang konsisten menjaga nilai, norma, serta warisan luhur para pendiri bangsa,” pungkasnya. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *