Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas, Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri Sambangi Ketua MUI dan PCNU

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Malang | Harian Merdeka

Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri melakukan kunjungan silaturahmi kepada sejumlah ulama dan tokoh agama di Kabupaten Malang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergitas dengan para tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Silaturahmi tersebut dilakukan dengan mengunjungi KH. Misno Fadhol Hija’, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang, di kediamannya di Dusun Jatisari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Kapolres Malang juga bersilaturahmi dengan KH Zainul Arifin, pengasuh Pondok Pesantren Syarif Hidayatullah sekaligus Rais Syuriah PCNU Kabupaten Malang. Silaturahmi juga dilakukan dengan KH Hamim Kholili selaku Ketua PCNU Kabupaten Malang di wilayah Gondanglegi.

Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri mengatakan silaturahmi dengan ulama dan tokoh agama menjadi langkah penting untuk membangun komunikasi serta memperkuat kolaborasi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya kami untuk membangun komunikasi dan sinergitas dengan para ulama serta tokoh agama. Kami berharap masukan dan dukungan dari para tokoh agama dapat menjadi penguat dalam menjaga kamtibmas di Kabupaten Malang,” kata AKBP Rulian, Senin (3/8/2026).

Menurut Rulian, ulama dan tokoh agama memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. Kolaborasi antara kepolisian dan tokoh agama diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan yang aman sekaligus memperkuat kerukunan masyarakat.

“Kami ingin kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat. Para ulama dan tokoh agama memiliki peran penting dalam memberikan keteladanan dan menjaga persatuan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rulian juga menyampaikan komitmen Polres Malang untuk terus membuka ruang komunikasi dengan para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat. Ia berharap sinergitas tersebut dapat terus terjalin dalam menjaga kondusivitas wilayah hukum Polres Malang.

“Keamanan dan kondusivitas wilayah bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Dibutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, termasuk ulama dan tokoh agama, agar Kabupaten Malang tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *