Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Sufmi Dasco Pimpin Rakor Lintas Kementerian dan KPA Bahas Konflik Agraria

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Berbagai konflik agraria selama ini menjadi perhatian serius untuk bisa segera diselesaikan. Pimpinan DPR RI menggelar rapat koordinasi dengan lintas kementerian dari pemerintah bersama Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) untuk membicarakan upaya penuntasan sejumlah konflik agraria yang kini sudah mendesak.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebut kejadian-kejadian permasalahan agraria kini datang silih berganti. Untuk itu, dia mengatakan penuntasan itu sudah tak bisa lagi menunggu.

“Mumpung nih ada nih, menteri, wakil menteri yang semua bisa ambil keputusan pada saat ini dan kita bisa ambil keputusannya untuk masalah A, B, C, kita sepakati di sini,” ujar Dasco saat membuka rapat tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Selanjutnya Dasco, desain besar soal pembaruan agraria ini membutuhkan waktu yang panjang untuk diproses. Di sisi lain, dia pun mengakui bahwa panitia khusus (pansus) soal agraria yang dibentuk DPR RI juga masih belum terlalu signifikan.

Dalam rapat itu, dia pun meminta kepada KPA untuk memaparkan pemikirannya terkait kondisi konflik-konflik agraria yang terjadi. Menurut dia, persoalan yang paling mendesak harus segera diselesaikan.

Selain Dasco, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal turut hadir memimpin rapat tersebut.

Sedangkan dari pemerintah yang hadir, yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto hingga Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria Dewi Kartika. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *