Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Kepala BNN RI Ingatkan Generasi Muda Jauhi Narkoba, Sebut Zat Adiktif Ancam Integritas Bangsa

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Palangkaraya | Harian Merdeka

Gubernur Agustiar Sabran menerima penghargaan dan apresiasi dari Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto atas upaya Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kalimantan Tengah (Kalteng). Selain Gubernur, penghargaan juga diberikan kepada 5 Bupati, yaitu Bupati Barito Selatan, Barito Timur, Katingan, Seruyan, dan Gunung Mas. Pada kesempatan ini, BNN juga menyerahkan santunan bagi keluarga polisi yang tewas saat penggerebekan Narkoba di Tumbang Kalemei, Katingan.

Gubernur Agustiar Sabran mengatakan pemberantasan Narkoba membutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak. Narkoba, menurutnya, adalah penjajah, awalnya menyenangkan namun kemudian merusak generasi bangsa. “Kita harus bersatu menangani Narkoba. Generasi muda inilah yang ke depannya memimpin negara ini,” kata Gubernur dalam sambutannya di Gebyar Ananda Bersinar dan Kuliah Umum Kepala BNN Pusat di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur pada Kamis (20/8/2026).

Tingginya kasus penyalahgunaan Narkoba memerlukan perhatian serius dari semua pihak. Perang terhadap Narkoba adalah tanggung jawab bersama. “Semangat perjuangan melawan Narkoba bukan lagi sekadar penegakan hukum semata, melainkan sebuah perang untuk kemanusiaan, untuk menyelamatkan masyarakat dan generasi mendatang,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto dalam kuliah umumnya yang disampaikan di hadapan Wagub Edy Pratowo, Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan dan unsur Forkopimda lainnya, Bupati dan Wakil Bupati (Wabup), serta ribuan mahasiswa mengungkapkan pemberantasan Narkoba bukan pekerjaan yang mudah. Kemajuan teknologi tidak ada artinya jika generasi muda kehilangan integritas dan produktivitas akibat zat adiktif. “Pembangunan SDM adalah fondasi utama kemajuan bangsa yang sehat, cerdas, produktif, berintegritas sepenuhnya bebas Narkoba,” tegasnya.

Dia juga berpesan agar para generasi muda menjaga dirinya masing-masing.”Narkoba tidak kenal suku, agama, ras, jabatan, pangkat,” pungkasnya.

BNN sendiri menggelar Gebyar Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika. Kegiatan ini didukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *