Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Budi Arie Singgung Percepatan Pemilu 2029, Gerindra: Masih Jauh untuk Dibahas

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Partai Gerindra menegaskan masih fokus mengawal dan menyukseskan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Gerindra juga menyatakan belum membahas persiapan menghadapi Pemilu 2029 di internal partai. Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso sebagai respons terhadap pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengenai kemungkinan adanya “percepatan sejarah” dalam dinamika politik nasional sebelum 2029.

“Kami fokus menyukseskan program Pak Prabowo, tidak ada pembahasan untuk 2029, masih jauh untuk dibahas,” kata Sugiat kepada wartawan, Selasa (25/8/2026).

Menurut Sugiat, mengawal pemerintahan Prabowo dan memastikan berbagai program berjalan dengan baik jauh lebih penting bagi Gerindra saat ini dibandingkan membahas kontestasi politik 2029.

“Yang kami fokuskan saat ini adalah mengamankan dan mengawal program-program Pak Prabowo yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Sugiat yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI menegaskan Gerindra akan terus mengawal pemerintahan Prabowo serta memastikan program-program yang telah dicanangkan dapat terlaksana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Terkait pernyataan Budi Arie mengenai kemungkinan percepatan Pemilu 2029, Sugiat mempersilakan publik menanyakan langsung maksud pernyataan tersebut kepada Ketua Umum Projo itu.

“Jadi terkait pernyataannya, hanya Budi Arie yang tahu sendiri maksudnya apa, silakan ditanya ke yang bersangkutan, kita tidak terpengaruh dengan itu,” kata Sugiat.

Budi Arie Singgung Kemungkinan Percepatan Politik

Sebelumnya, Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadi menyampaikan analisis mengenai kemungkinan terjadinya akselerasi atau “percepatan sejarah” dalam dinamika politik nasional sebelum 2029.

Pernyataan tersebut disampaikan Budi Arie di hadapan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Pernyataan itu kemudian menjadi perhatian setelah sebuah video yang memuat pernyataannya beredar di media sosial.

Video tersebut antara lain dibagikan oleh Guru Besar Hukum Tata Negara Denny Indrayana melalui akun Instagram pribadinya.

Dalam video itu, Budi Arie mengungkapkan adanya kemungkinan situasi politik nasional bergerak lebih cepat dari skenario konvensional Pemilu lima tahunan.

Ia pun mengingatkan para relawan agar mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi.

“Tadi saya sudah bisik ke Pak Jokowi. Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029? Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita masih ngomong Pemilu 2029. Kalau terjadi percepatan, bagaimana? Kita siap enggak?” kata Budi Arie.

Pernyataan tersebut kemudian disambut seruan kesiapan dari para peserta yang hadir.

Di sisi lain, Gerindra menegaskan belum menjadikan dinamika Pemilu 2029 sebagai fokus pembahasan internal. Partai tersebut memilih berkonsentrasi pada pengawalan program pemerintahan Prabowo Subianto.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *