Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Waketum Golkar Soroti Pidato AHY, Sebut Ada Sinyal Maju Pilpres

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menilai Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan sinyal kuat siap menjadi salah satu kontestan pada Pilpres 2029.

Doli menilai sinyal tersebut terlihat dari pidato AHY dalam peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat pada Sabtu (5/9/2026). Menurutnya, gestur dan posisi politik AHY dalam pidato itu mengarah pada kesiapan menghadapi persaingan Pilpres mendatang.

“Namun, dilihat dari nuansa penyampaian, gestur, dan standing position-nya, AHY seperti memberi signal kuat bahwa beliau siap menjadi salah seorang contender dalam Pilpres mendatang,” kata Doli saat dihubungi, Senin (7/9/2026).

Doli Soroti Pidato AHY

Doli mengaku heran dengan substansi pidato AHY. Sebab, menurutnya, Indonesia saat ini tengah menghadapi tantangan besar. Terlebih, Partai Demokrat dan AHY merupakan bagian dari koalisi pemerintahan yang semestinya turut bertanggung jawab terhadap kondisi negara.

Ia menilai pernyataan AHY mulai membuka persaingan menuju Pilpres 2029. Doli menduga sejumlah kekuatan politik mulai menyiapkan diri untuk menjadi kontestan.

“Fenomena seperti itu, semakin menguatkan bahwa ternyata magnet Pilpres 2029 tak bisa terhindarkan lagi dan semakin terbuka. Sepertinya beberapa kekuatan sudah mulai pasang kuda-kuda,” ujarnya.

Doli juga menyoroti pidato Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi yang dinilainya merepresentasikan poros kekuatan politik Solo. Menurutnya, hal itu kini diikuti AHY sebagai poros kekuatan politik Cikeas, meski keduanya sama-sama berada dalam koalisi pemerintahan.

“Memang menjadi agak unik, bila dalam waktu dekat, salah satu poros politik penting lain (Teuku Umar), tidak kunjung menyatakan siap bertarung pada Pilpres 2029,” katanya.

Meski demikian, Doli menegaskan Golkar menghormati setiap langkah politik partai lain sebagai bagian dari kedaulatan dan otoritas internal masing-masing.

Ia mengatakan Golkar saat ini masih fokus membantu pelaksanaan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Isi Pidato AHY

Dalam pidatonya di kantor DPP Partai Demokrat, AHY menyinggung sejumlah isu terkait pemilu. Ia meminta seluruh kader Demokrat, baik yang berada di eksekutif, legislatif, maupun kepala daerah, untuk peka dan jujur terhadap kenyataan yang dirasakan masyarakat.

“Kita patut belajar dari 10 tahun pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, termasuk ketika pergantian kekuasaan berlangsung damai dan demokratis setelah dua periode. Kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu,” kata AHY.

AHY juga menekankan pentingnya profesionalisme dan netralitas aparatur negara, terutama menjelang pemilu. Menurutnya, salah satu amanah penting reformasi adalah memastikan TNI, Polri, intelijen, penegak hukum, aparatur sipil negara (ASN), dan seluruh aparatur negara berdiri di atas semua golongan serta tidak memihak dalam politik praktis.

“TNI, Polri, intelijen, penegak hukum, ASN, dan seluruh aparatur negara harus profesional dan netral, termasuk dalam setiap pemilu. Mereka semua adalah milik rakyat, milik kita semua,” ujarnya.

Belum Ada Tanggapan AHY

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan dari AHY maupun Partai Demokrat terkait penilaian Doli Kurnia tersebut.

Partai Demokrat dan Golkar sama-sama berada dalam koalisi pemerintahan saat ini. AHY menjabat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, sedangkan Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *