Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Bertemu Presiden Swiss, Menko AHY Bahas Kerja Sama Infrastruktur & Energi Hijau

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu Presiden Konfederasi Swiss Guy Parmelin di Federal Palace, Bern, Swiss, pada Senin, 28 September 2026 kemarin.

Di mana, pertemuan tersebut membahas peluang penguatan kerja sama Indonesia-Swiss di bidang infrastruktur, termasuk investasi, transfer teknologi, dan pertukaran pengetahuan untuk mendukung pembangunan infrastruktur strategis di Indonesia.

Dalam pertemuan itu, AHY menyampaikan salam hormat dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada Presiden Parmelin. Ia juga mengingat kembali pertemuan keduanya saat Presiden Parmelin berkunjung ke Jakarta tahun lalu.

“Merupakan kehormatan bagi saya untuk kembali bertemu dengan Yang Mulia setelah pertemuan kita di Jakarta tahun lalu. Izinkan saya juga menyampaikan salam hormat dari Presiden Prabowo Subianto,” ujar AHY dalam keterangan pada Selasa, 29 September 2026.

AHY menjelaskan sejumlah agenda pembangunan yang tengah menjadi perhatian pemerintah Indonesia, mulai dari penguatan ketahanan pangan, air, dan energi hingga peningkatan konektivitas serta pemerataan pembangunan antarwilayah.

Menurut AHY, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Infrastruktur menjadi sangat penting karena mendorong pertumbuhan, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” katanya.

Dalam pembahasan dengan Presiden Parmelin, AHY menyampaikan tiga sektor yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan melalui kerja sama kedua negara.

Pertama, pengelolaan air dan air limbah secara terpadu. Kedua, pengembangan hydropower, sistem penyimpanan energi, serta penguatan ketahanan sistem energi. Ketiga, pembangunan transportasi dan infrastruktur perkotaan yang rendah karbon serta tangguh menghadapi berbagai tantangan.

AHY mengatakan Indonesia dan Swiss memiliki keunggulan yang dapat saling melengkapi dalam pengembangan sektor tersebut. Swiss memiliki pengalaman dalam inovasi, teknologi, pembiayaan, dan penguatan kelembagaan, sementara Indonesia memiliki pasar yang besar dan terus berkembang serta posisi strategis di kawasan ASEAN.

“Indonesia dan Swiss memiliki kekuatan yang sangat saling melengkapi. Swiss memiliki keunggulan dalam inovasi, teknologi maju, keahlian pembiayaan, dan kelembagaan yang kuat. Sementara Indonesia memiliki skala yang besar, pasar yang terus tumbuh, serta posisi strategis di kawasan ASEAN,” ujar AHY.

Presiden Guy Parmelin menyambut baik peluang kerja sama yang disampaikan AHY. Swiss menyatakan kesiapan untuk melanjutkan pembahasan mengenai dukungan terhadap sektor pembangunan strategis Indonesia, termasuk melalui penguatan kerja sama teknologi, pengetahuan, dan investasi.

AHY berharap pembahasan tersebut tidak berhenti pada tingkat diplomatik, tetapi dapat dilanjutkan dengan sejumlah program konkret.

“Saya percaya langkah praktis berikutnya adalah kedua tim mengidentifikasi sejumlah kecil inisiatif prioritas, menentukan focal point yang tepat, dan menggunakan mekanisme bilateral yang telah tersedia untuk menindaklanjutinya,” kata AHY.

Dalam kunjungan tersebut, AHY didampingi Duta Besar Republik Indonesia untuk Swiss I Gede Ngurah Swajaya, Deputi Infrastruktur Dasar Nazib Faizal, Staf Khusus Menko Herzaky Mahendra Putra, Staf Khusus Menteri PU Ahmad Khoirul Umam, serta Tenaga Ahli Menko Mira Permatasari dan Diska Putri Pamungkas. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *