Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Prabowo Terima Fadli Zon, Bahas Usulan Gelar Pahlawan Nasional 2026

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/11/2026). Pertemuan tersebut membahas rekomendasi pemberian gelar Pahlawan Nasional 2026 kepada sejumlah tokoh yang dinilai berjasa bagi bangsa dan negara.

Dalam pertemuan itu, Fadli Zon menyampaikan hasil rekomendasi Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) mengenai usulan calon penerima gelar Pahlawan Nasional. Rekomendasi tersebut merupakan hasil penelitian dan pengkajian yang telah dilakukan melalui sejumlah tahapan.

Proses pengusulan diawali dengan penelitian oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) di tingkat kabupaten/kota dan provinsi. Hasilnya kemudian diteruskan kepada Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) Kementerian Sosial untuk menjalani proses pengkajian lebih lanjut.

Seluruh hasil penelitian tersebut selanjutnya dibahas dalam sidang Dewan GTK sebelum disampaikan kepada Presiden Prabowo sebagai bahan rekomendasi. Mekanisme ini menjadi bagian dari prosedur resmi negara dalam menentukan tokoh yang layak memperoleh gelar Pahlawan Nasional.

Penyampaian rekomendasi tersebut dilakukan menjelang peringatan Hari Pahlawan 2026. Pemberian gelar ini menjadi bentuk penghargaan negara atas jasa, perjuangan, dan pengabdian para tokoh dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Melalui proses tersebut, pemerintah juga berupaya menjaga nilai-nilai kepahlawanan, patriotisme, persatuan, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara sebagai landasan dalam membangun masa depan Indonesia.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *