Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Fasilitas Atlet Diabaikan, Kota Bogor Dikritik Tak Pantas Tuan Rumah Porprov

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Bogor | Harian Merdeka

Ketua Pemuda Nasional Bogor, Galih Rafsanjani, menyayangkan buruknya fasilitas Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Barat tahun ini, khususnya terkait kenyamanan para atlet saat bertanding di sejumlah venue di Kota Bogor. Keluhan mengenai suhu udara yang sangat panas di dalam area pertandingan dinilai mengganggu performa dan kesehatan para atlet.

Menurut Galih, ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi ini seharusnya menjadi panggung bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka, bukan justru dibebani oleh masalah fasilitas dasar yang tidak memadai.

“Kami sangat menyayangkan PORPROV JABAR tahun ini tidak memberikan kenyamanan kepada para atlet yang bertanding. Keluhan mengenai venue yang kepanasan di Kota Bogor harus segera direspons oleh pihak penyelenggara. Kenyamanan, kesehatan, dan keselamatan atlet harus menjadi prioritas utama,” ujar Galih Rafsanjani dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/11).

Lebih lanjut, Galih melontarkan kritik keras dan menilai bahwa dengan kondisi infrastruktur dan pelayanan venue yang mengecewakan ini, Kota Bogor dinilai belum layak mengemban amanah sebagai tuan rumah ajang bergengsi tingkat regional tersebut.

“Kota Bogor tidak pantas jadi tuan rumah Porprov Jawa Barat 2026 jika fasilitas dasar bagi para atlet saja diabaikan seperti ini,” tegasnya.

Menanggapi permasalahan tersebut, Pemuda Nasional mendesak Panitia Besar (PB) PORPROV Jabar beserta pemerintah daerah terkait untuk segera mengevaluasi sistem sirkulasi udara dan pendingin di seluruh venue pertandingan di Kota Bogor. Evaluasi cepat ini dinilai krusial agar sisa jalannya kompetisi tidak merugikan performa para atlet yang telah berlatih keras.

Pemuda Nasional berharap ke depannya standarisasi kelayakan venue olahraga untuk ajang sekelas PORPROV dapat ditingkatkan secara ketat demi menjaga marwah prestasi olahraga Jawa Barat.(Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *