Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

CKG Tangsel Baru 53 Persen, Benyamin Davnie Kejar Cakupan 100 Persen

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Tangerang Selatan I Harian Merdeka

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus menggenjot Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) agar seluruh masyarakat mendapat kesempatan memeriksa kondisi kesehatannya sejak dini.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan, pemeriksaan kesehatan gratis tidak boleh sekadar menjadi program seremonial. Hasil pemeriksaan harus mampu menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mendapatkan penanganan lebih cepat ketika ditemukan faktor risiko maupun penyakit.

“Pemeriksaan kesehatan ini penting untuk mengetahui kondisi masyarakat sejak awal. Kalau ditemukan ada faktor risiko atau penyakit, bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Benyamin, Senin (14/9/2026).

Hingga akhir Agustus 2026, cakupan CKG di Kota Tangsel tercatat mencapai 53 persen dari sasaran. Angka tersebut meningkat dibandingkan capaian 48 persen pada 24 Agustus 2026.

Meski mengalami kenaikan, capaian tersebut masih menyisakan pekerjaan besar bagi Pemkot Tangsel. Pemerintah daerah menargetkan cakupan pemeriksaan dapat terus didorong hingga mencapai 100 persen sasaran.

Benyamin menilai deteksi dini menjadi salah satu kunci dalam mencegah kondisi kesehatan masyarakat berkembang menjadi lebih serius. Dengan mengetahui faktor risiko sejak awal, masyarakat dapat segera memperoleh edukasi, pemantauan, maupun pelayanan kesehatan yang sesuai.

CKG Dievaluasi, Jangan Berhenti di Skrining untuk mempercepat pencapaian target sekaligus meningkatkan kualitas program, Dinas Kesehatan Kota Tangsel menggelar Evaluasi Pelaksanaan CKG pada 8–10 September 2026.

Evaluasi tersebut melibatkan jajaran Dinas Kesehatan Tangsel serta penanggung jawab program dari UPTD Puskesmas se-Kota Tangsel kegiatan juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Banten

Sejumlah persoalan menjadi perhatian dalam evaluasi, mulai dari capaian pelaksanaan CKG, skrining dan tata laksana penyakit tidak menular, strategi tindak lanjut, skrining kesehatan jiwa, hingga pelaksanaan CKG di lingkungan sekolah.

Pemkot Tangsel juga menyoroti pengelolaan data. Penginputan hasil CKG umum maupun CKG sekolah melalui ASIK CKG (Aplikasi Sehat IndonesiaKu) dievaluasi untuk memastikan hasil pemeriksaan tercatat secara baik dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Data CKG dinilai penting karena tidak hanya menunjukkan berapa banyak warga yang sudah menjalani pemeriksaan, tetapi juga dapat memberikan gambaran mengenai kondisi kesehatan masyarakat Tangsel.

Tantangan Berikutnya: Memastikan Ada Tindak Lanjut persoalan yang tidak kalah penting adalah memastikan hasil skrining tidak berhenti sebagai angka dalam sistem.

Evaluasi CKG turut membahas indikator program dan penyusunan rencana tindak lanjut di tingkat puskesmas. Dengan demikian, warga yang ditemukan memiliki faktor risiko atau indikasi penyakit dapat diarahkan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhannya.

Program CKG pada akhirnya bukan sekadar mengejar angka cakupan pemeriksaan keberhasilan program juga ditentukan dari sejauh mana hasil pemeriksaan mampu mendorong masyarakat mendapatkan penanganan lebih cepat.

Pemkot Tangsel pun masih memiliki pekerjaan untuk mengejar sisa 47 persen sasaran yang belum tercakup hingga akhir Agustus.

Jika target 100 persen dapat direalisasikan, CKG diharapkan menjadi salah satu instrumen penting bagi Tangsel untuk memperkuat budaya mencegah sebelum terlambat, sekaligus membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih responsif terhadap kondisi warganya.(Agus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *