Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Rieke Diah Pitaloka: Jurnalis Parlemen Penjaga Memori Demokrasi dan Sejarah Bangsa

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka


Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka menegaskan peran penting jurnalis parlemen dalam mengawal demokrasi sekaligus mendokumentasikan perjalanan sejarah bangsa. Menurutnya, setiap karya foto jurnalistik yang dihasilkan wartawan parlemen bukan sekadar dokumentasi visual, tetapi menjadi warisan sejarah bagi generasi mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Rieke saat membuka Pameran Foto Jurnalistik Warna-Warni Parlemen ke-16 bertema “Mengawal dan Mewujudkan Indonesia Emas” sekaligus meluncurkan Anugerah Jurnalistik KWP (AJK) 2026 bertema “Gema DPR di Panggung Dunia!” di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Dalam sambutannya, politisi PDI Perjuangan itu mengenang awal karier politiknya ketika pertama kali dilantik sebagai anggota DPR RI pada usia 30-an tahun. Menurutnya, momen bersejarah tersebut terekam oleh jurnalis parlemen dan kini menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sebagai wakil rakyat.

“Selalu ada dedikasi luar biasa dari rekan-rekan media yang tergabung dalam Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) yang mengawal setiap proses demokrasi di gedung ini. Setiap karya yang diabadikan hari ini akan menjelma menjadi warisan sejarah dan jendela yang jernih bagi generasi masa depan,” ujar Rieke.

Rieke yang juga menjabat sebagai Duta Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menilai dokumentasi visual memiliki peran penting dalam menjaga kejujuran sejarah perjalanan bangsa.

“Selembar foto mungkin akan memudar dimakan usia, namun memori perjuangan yang kita bangun bersama di gedung ini akan abadi mengawal langkah kaki bangsa menuju Indonesia Emas,” katanya.

Usai pembukaan pameran, Rieke menunjukkan dua dari 100 karya foto yang dipamerkan dan memiliki makna khusus baginya. Salah satunya mengabadikan momen ketika dirinya bersama komunitas pengemudi ojek online diterima pimpinan DPR RI. Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi awal lahirnya usulan regulasi perlindungan pekerja ojek online yang kemudian berkembang menjadi kebijakan mengenai potongan tarif sebesar delapan persen.

Foto lainnya merekam perjuangannya saat mendampingi Nenek Saudah dalam mengawal penyelesaian sengketa lahan. Bagi Rieke, setiap foto tersebut merepresentasikan dinamika perjuangan masyarakat yang diperjuangkan melalui parlemen.

“Foto-foto ini bukan benda mati, melainkan denyut nadi kehidupan perjuangan Indonesia di gedung parlemen ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) DPR RI, Ariawan, mengapresiasi dukungan DPR RI terhadap insan pers parlemen yang terus menjaga profesionalisme dan soliditas organisasi.

Menurutnya, penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik KWP tahun ini memasuki edisi keenam, sedangkan Pameran Foto Jurnalistik Warna-Warni Parlemen telah digelar untuk ke-16 kalinya.

“Penyelenggaraan AJK tahun ini memasuki kali ke-6 dan pameran foto ke-16. Penggabungan kedua kegiatan ini sudah berjalan selama lima kali, membuktikan soliditas wartawan parlemen yang terus terjaga,” ujarnya.

Selain menggelar ajang apresiasi jurnalistik, KWP juga terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui kerja sama program pendidikan dengan Universitas Paramadina dan beasiswa LPDP bagi para jurnalis parlemen.

Ariawan berharap program tersebut dapat meningkatkan kualitas wartawan parlemen sehingga mampu menghasilkan karya jurnalistik yang semakin profesional sekaligus menjadi bagian penting dalam mendokumentasikan perjalanan demokrasi Indonesia.(Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *