Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Akademisi Nilai Reshuffle Menkeu Perkuat Efektivitas Pemerintahan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta I Harian Merdeka

Keputusan Presiden Prabowo Subianto mengganti Purbaya Yudhi Sadewa dengan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) mendapat tanggapan positif dari kalangan akademisi.

Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan pada Senin (14/9/2026), menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Sebelumnya, Suahasil menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Guru Besar Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru, Prof. Marihot Manullang, menilai keputusan tersebut menunjukkan ketegasan sekaligus responsivitas Presiden Prabowo dalam menjaga efektivitas pemerintahan.

Menurut Marihot, Menteri Keuangan merupakan salah satu posisi strategis yang memiliki pengaruh terhadap kebijakan fiskal, stabilitas ekonomi, kepercayaan pasar, dan persepsi publik. Karena itu, pergantian pada posisi tersebut membutuhkan pertimbangan yang matang.

“Kami memandang keputusan Presiden Prabowo untuk melakukan reshuffle pada posisi Menteri Keuangan sebagai bentuk ketegasan kepemimpinan yang patut mendapatkan penghormatan. Reshuffle pada level strategis seperti ini bukan keputusan yang bisa diambil dengan mudah. Presiden menunjukkan bahwa beliau tidak ragu untuk mengambil langkah cepat ketika dinamika menuntut penyesuaian,” kata Marihot dalam keterangan tertulis yang dikutip, Rabu (16/9/2026).

Ia mengatakan keputusan tersebut juga dapat dilihat dari perspektif manajemen strategi. Menurut dia, pemimpin tidak hanya dituntut menjaga stabilitas, tetapi juga melakukan penyesuaian komposisi tim ketika organisasi membutuhkan penguatan.

“Dalam manajemen strategis, kemampuan seorang pemimpin untuk melakukan penyesuaian komposisi tim di waktu yang tepat adalah salah satu penanda utama kematangan kepemimpinan. Presiden Prabowo memperlihatkan bahwa beliau membaca dinamika dengan seksama, dan ketika penyesuaian diperlukan, beliau bergerak tanpa keraguan,” ujarnya.

Pergerakan Saham Sektor Keuangan

Pada hari pelantikan Suahasil sebagai Menteri Keuangan, perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia menunjukkan pergerakan beragam.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis 0,10 persen. Namun, indeks sektor keuangan tercatat menguat 0,55 persen pada perdagangan Senin (14/9/2026).

Sejumlah saham perbankan berkapitalisasi besar juga ditutup menguat. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI naik 3,98 persen, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BBNI menguat 3,20 persen, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau BMRI naik 1,83 persen, dan PT Bank Central Asia Tbk atau BBCA menguat 2,77 persen.

Pergerakan tersebut terjadi pada hari yang sama dengan pelantikan Suahasil. Namun, data perdagangan tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa penguatan saham perbankan secara langsung disebabkan oleh pergantian Menteri Keuangan.

Suahasil sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan memiliki pengalaman panjang di bidang kebijakan fiskal. Pemerintah menyatakan pengangkatannya sebagai bagian dari upaya memperkuat pengelolaan keuangan negara serta mendukung program prioritas pemerintah.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *