Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Presiden Prabowo Tegaskan Arti Kesetiaan Saat Hadiri HUT ke-28 PAN

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Presiden Prabowo Subianto menegaskan kehadirannya pada peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai bentuk kebersamaan dengan keluarga besar partai tersebut.

“Saya berdiri di sini sebagai presiden, formalnya sebagai presiden saya berdiri di sini sebagai saudaramu saya lebih senang dianggap sebagai saudaramu, sebagai abangmu,” kata Prabowo dalam pidatonya di Jakarta, Jumat.

Prabowo menyampaikan hal tersebut karena suasana peringatan HUT PAN berlangsung hangat dalam nuansa kekeluargaan tanpa sekat formalitas.

Ia mengatakan lebih senang berbicara apa adanya ketika berada di tengah kawan-kawan sejati yang telah lama membersamai perjalanan perjuangannya.

Menurut Prabowo, persahabatan yang dibangun atas dasar nilai perjuangan membutuhkan keberanian, ketabahan, dan kesetiaan yang tinggi.

“Disiplin adalah napasku. Kesetiaan adalah jiwaku kehormatan adalah segala-galanya,” ujar Prabowo mengutip moto seniornya di lingkungan militer.

Ia menilai kesetiaan utama yang harus dipegang seluruh elemen bangsa adalah kesetiaan kepada negara dan rakyat.

Prabowo menyebut PAN telah menjadi bagian penting dalam perjalanan perjuangan karena memiliki nilai yang sejalan untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur.

Dalam pidatonya, Prabowo juga memaparkan sejumlah program pembangunan pemerintah, di antaranya pembangunan lebih dari 1.000 kilometer jaringan irigasi serta ribuan jembatan di berbagai daerah.

Ia juga menyampaikan upaya pemerintah menyiapkan layar pintar digital di sekolah-sekolah untuk memperluas akses anak-anak Indonesia terhadap ilmu pengetahuan.

Selain itu, pemerintah merancang pengembangan kampung nelayan yang dilengkapi berbagai fasilitas, seperti pendingin, gudang, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), hingga bantuan kapal tangkap. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *