Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

‎Sopir Grab Car Dibacok, Mobil Dibawa Kabur ke Cluster Cendana Icon Lippo Karawaci Utara, Sistem Keamanan Dipertanyakan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG |Harian Merdeka
‎
‎Aksi dugaan pembegalan terjadi di Jalan Boulevard Cendana, Jalan Baru, Kampung Sangereng, Lippo Karawaci Utara, pada Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 03.18 WIB. Seorang sopir Grab Car bernama Imam Arif, yang disebut berasal dari wilayah Cikupa, Palasari, mengalami luka bacok di bagian kepala. Sementara itu, mobil yang dikendarainya dibawa kabur oleh pelaku.
‎
‎Peristiwa ini menjadi perhatian lantaran kendaraan yang diduga dibawa kabur pelaku dilaporkan memasuki dan meninggalkan kawasan Cluster Cendana Icon Lippo Karawaci Utara melalui akses gate yang disebut mengalami gangguan. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas sistem pengamanan dan prosedur pemeriksaan kendaraan di kawasan hunian tersebut.
‎
‎Kronologi Kejadian
‎
‎Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari informasi mengenai kejadian tersebut, Imam Arif sebelumnya menerima penumpang dari wilayah Parung Panjang dengan tujuan kawasan Cendana.
‎
‎Namun, saat tiba di Jalan Boulevard Cendana, Jalan Baru, Kampung Sangereng, penumpang tersebut diduga melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam dengan menyasar bagian kepala korban.
‎
‎Korban sempat berusaha melakukan perlawanan. Akan tetapi, pelaku yang membawa senjata tajam kemudian mengeluarkan korban dari dalam mobil dan membawa kabur kendaraan tersebut.
‎
‎Tak lama berselang, warga Kampung Sangereng melihat korban tergeletak di pinggir jalan. Mengetahui kejadian itu, warga berupaya melakukan pengejaran terhadap mobil yang dibawa pelaku.
‎
‎Dalam pelariannya, kendaraan tersebut dilaporkan memasuki kawasan Cluster Cendana Icon Lippo Karawaci Utara melalui pintu boom gate yang disebut sedang mengalami gangguan atau error. Pelaku kemudian berusaha mencari jalan keluar dan akhirnya berhasil meninggalkan kawasan cluster dengan kecepatan tinggi.
‎
‎Warga Soroti Pengawasan Petugas Keamanan
‎
‎Informasi yang beredar menyebutkan bahwa warga sempat melihat kendaraan yang diduga dibawa pelaku memasuki kawasan cluster melalui gate yang dijaga petugas keamanan (security). Menurut informasi tersebut, petugas sempat menyatakan kondisi aman. Namun, beberapa saat kemudian, kendaraan yang sama dilaporkan keluar kembali melalui akses gate tersebut.
‎
‎Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dari sisi pengawasan keamanan. Bagaimana kendaraan yang diduga terkait dengan tindak pidana dapat masuk dan keluar kawasan tanpa berhasil diamankan? Apakah gangguan pada sistem boom gate telah diantisipasi dengan prosedur pengamanan alternatif? Dan apakah pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas telah dilakukan sesuai standar operasional?
‎
‎Sejumlah pertanyaan tersebut perlu mendapat penjelasan dari pihak pengelola kawasan dan penanggung jawab keamanan agar peristiwa ini dapat diungkap secara terang.
‎
‎Adapun dugaan mengenai kemungkinan adanya kerja sama antara petugas keamanan yang berjaga pada malam kejadian dengan pelaku merupakan hal yang belum terbukti. Dugaan tersebut harus ditempatkan dalam kerangka asas praduga tak bersalah dan tidak dapat dijadikan kesimpulan tanpa bukti serta hasil penyelidikan pihak berwenang.
‎
‎Mobil dan Barang Pribadi Korban Hilang
‎
‎Akibat kejadian tersebut, korban dilaporkan kehilangan satu unit mobil Toyota Avanza Veloz berwarna hitam dengan nomor polisi B 1156 JKD. Selain kendaraan, tas, dompet, dan telepon genggam yang berada di dalam mobil juga dilaporkan ikut terbawa pelaku.
‎
‎Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Qodar untuk mendapatkan penanganan medis atas luka yang dialaminya.
‎
‎Sementara itu, komandan regu (Danru) keamanan wilayah Utara dilaporkan merapat ke lokasi dan berupaya melakukan pengejaran ketika kendaraan tersebut memasuki kawasan Cluster Cendana Icon. Namun, pelaku berhasil melarikan diri.
‎
‎Pengelola Cluster Diminta Berikan Klarifikasi
‎
‎Kawasan hunian cluster di Lippo Karawaci Utara dikenal memiliki akses keluar-masuk yang dilengkapi sistem gate dan pengawasan petugas keamanan. Karena itu, insiden ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi efektivitas sistem pengamanan, terutama ketika perangkat akses mengalami gangguan.
‎
‎Pihak pengelola kawasan dan penyedia jasa keamanan diharapkan dapat memberikan klarifikasi mengenai kondisi boom gate pada saat kejadian, prosedur pemeriksaan kendaraan, serta langkah-langkah yang dilakukan petugas ketika kendaraan yang mencurigakan melintas.
‎
‎Pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV), catatan akses kendaraan, dan keterangan petugas yang berjaga juga dapat membantu memperjelas kronologi serta mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab.
‎
‎Masyarakat berharap kejadian ini mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian dan pengelola kawasan, sehingga pelaku dapat segera ditemukan dan sistem keamanan di lingkungan hunian dapat dievaluasi demi mencegah kejadian serupa.
‎
‎Hingga berita ini disusun, berdasarkan informasi yang tersedia, pelaku dilaporkan masih melarikan diri. Konfirmasi resmi dari pihak kepolisian, pengelola Cluster Cendana Icon, maupun petugas keamanan terkait belum tercantum dalam bahan pemberitaan ini.(zma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *